Apa HIV dan AIDS itu?

HIV/AIDS pasti sudah tidak asing lagi di terdengar ditelinga kita, dan katanya udah banyak yang jadi korban dari penyakit ini. Lho kok bisa??? Apa sih HIV/AIDS itu sebenarmya??? dan kenapa sih banyak orang yang takut sama penyakit yang satu ini???

Senin, 28 Desember 2009

Asas-asas perlindungan HAM ODHA

Asas-asas yang berkenaan dengan pemajuan dan perlindungan Ham, termasuk tentunya ODHA kita perlu mengenali asas-asas dasar UU Ham sebagai berikut :

Pertama, Negara Republik Indonesia mengakui dan menjunjung tinggi hak asasi manusia dankebebasan dasar manusia sebagai hak yang secara kodrati melekat pada dan tidak terpisahkan dari manusia, yang harus dilindungi, dihormati, dan ditegakkan demi peningkatan martabat kemanusiaan, kesejahteraan, kebahagiaan, dan kecerdasan serta keadilan. (pasal 2)

Kedua, Setiap orang dilahirkan bebas dengan harkat dan martabat manusia yang sama dan sederajat serta dikaruniai akal dan hati nurani untuk hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dalam semangat persaudaraan. Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan dan perlakuan hukum yang adil serta mendapat kepastian hukum dan perlakuan yang sama di depan hukum. Setiap orang berhak atas perlindungan hak asasi manusia dan kebebasan dasar manusia, tanpa diskriminasi. (Pasal 3)

Ketiga, Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kebebasan pribadi, pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi dan persamaan didepan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun dan oleh siapapun (Non-derogable rights. Pasal 4).

Keempat, Setiap orang diakui sebagai manusia pribadi yang berhak menuntut dan memperoleh perlakuan serta perlindungan yang sama sesuai dengan martabat kemanusiaannya di depan hukum. Setiap orang berhak mendapat bantuan dan perlindungan yang adil dari pengadilan yang obyektif dan tidak berpihak.Setiap orang yang termasuk kelompok masyarakat yang rentan berhak memperoleh perlakuan dan perlindungan lebih berkenaan dengan kekhususaannya. (pasal 5).

Kelima, Dalam rangka penegakan hak asasi manusia, perbedaan dan kebutuhan dalam masyarakat hukum adat harus diperhatikan dan dilindungi oleh hukum, masyarakat dan pemerintah. Identitas budaya masyarakat hukum adat, termasuk hak atas tanah ulayat dilindungi, selaras dengan perkembangan zaman. (Pasal 6).

Keenam, Setiap orang berhak untuk menggunakan semua upaya hukum nasional dan forum internasional atas semua pelanggaran hak asasi manusia yang dijamin oleh hukum Indonesia dan hukum internasional mengenai hak asasi manusia yang telah diterima negara Republik Indonesia. Ketentuan hukum internasional yang telah diterima negara Republik Indonesia yang menyangkut hak asasi manusia menjadi hukum nasional. (Pasal 7).

Ketujuh, Perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia terutama menjadi tanggungjawab Pemerintah. (Pasal 8).
--> Read more...

Menangulangi Penyebaran HIV/AIDS Melalui Cara Ke-Tuhanan

Kalimat “mencegah lebih baik dari pada mengobati”, kayaknya hanya tinggal kalimat yang tak bermakna lagi, seakan-akan kita sendiri menyuruh masyarakat untuk cari penyakit sambil memberikan obat penangkal padanya.
Dengan mengkampanyekan penggunaan kondom dan membagi-bagikan cuma-cuma kepada masyarakat kita, itu sama halnya menyuruh mereka untuk melakukan seks bebas di tempat-tempat prostitusi, kalau tidak ingin terkena HIV AIDS maka diharapkan untuk memakai kondomnya (sebenarnya saya tidak mau mesosialisasikan kondom, tapi ya mau gimana lagi demi membuat blog saya jadi lebih menarik).
Kondom bukan solusi untuk menekan penyebaran HIV AIDS, tapi kesadaran hati nurani masyarakat yang harus diketuk untuk menjauhi zina seraya tidak membuka jalan-jalan yang mudah ke perzinahan, tempat-tempat prostitusi harusnya tidak dilegalkan.
Tapi yang namanya aturan sekuler dan kapitalis tidak mengenal dosa dan aturan Tuhan, asalkan mendatangkan materi sebanyak-banyaknya maka hal itu perlu digalakkan.
Itulah sistem kita yang kita agung-agungkan sekarang ini. SEKULARISME DAN KAPITALISME. Kalau ingin melihat sampel dari majunya sekularisme dan kapitalisme lihatlah Eropa, Amerika, dan negara-negara penganut “mazhab” demokrasi sekuler yang kapitalis.
Disana itu betul-betul maju dan modern ( kata mereka yang hatinya sudah terasuki setan kebebasan ), semua serba boleh, silahkan berbuat apa saja asalkan tidak merugikan orang lain.
Kalau kita ingin seperti mereka, ayo galakkan sistem kapitalis, sekularisme, dan sembahlah demokrasi liberal, niscaya jalan kesana sangat mudah dan tidak butuh waktu lama untuk “RUSAK” seperti mereka.
--> Read more...

Selasa, 22 Desember 2009

Setelah terjangkit AIDS

Berhubung belum ditemukannya obat dari penyakit ini, HIV/AIDS masih menjadi salah satu penyakit yang sudah banyak membuat penderitanya berakhir dengan kematian. Sekali terinfeksi sang penderita akan memiliki status terinfeksi tetap seumur hidup. Dalam hidupnya pun sang penderita akan menderita beragam penyakit. Belum lagi sang penderita harus menerima hukuman sosial atau stigma oleh masyarakat di berbagai belahan dunia terhadap pengidap AIDS, yang antara lain tindakan-tindakan pengasingan, penolakan, diskriminasi, dan penghindaran atas orang yang diduga terinfeksi HIV.
--> Read more...

Gejala terinfeksi

Orang yang terinfeksi HIV/AIDS bisa dilihat dari 2 gejala yaitu gejala Mayor (umum terjadi) dan gejala Minor (tidak umum terjadi):

Gejala Mayor:
- Berat badan menurun lebih dari 10% dalam 1 bulan
- Diare kronis yang berlangsung lebih dari 1 bulan
- Demam berkepanjangan lebih dari 1 bulan
- Penurunan kesadaran dan gangguan neurologis
- Demensia/ HIV ensefalopati

Gejala MInor:
- Batuk menetap lebih dari 1 bulan
- Dermatitis generalisata
- Adanya herpes zostermultisegmental dan herpes zoster berulang
- Kandidias orofaringeal
- Herpes simpleks kronis progresif
- Limfadenopati generalisata
- Infeksi jamur berulang pada alat kelamin wanita
- Retinitis virus sitomegalo
--> Read more...

Tahapan HIV menjadadi AIDS

Ada beberapa Tahapan ketika mulai terinfeksi virus HIV sampai timbul gejala AIDS:

1. Tahap 1: Periode Jendela
- HIV masuk ke dalam tubuh, sampai terbentuknya antibody terhadap HIV dalam darah
- Tidak ada tanda2 khusus, penderita HIV tampak sehat dan merasa sehat
- Test HIV belum bisa mendeteksi keberadaan virus ini
- Tahap ini disebut periode jendela, umumnya berkisar 2 minggu - 6 bulan

2. Tahap 2: HIV Positif (tanpa gejala) rata-rata selama 5-10 tahun:
- HIV berkembang biak dalam tubuh
- Tidak ada tanda-tanda khusus, penderita HIV tampak sehat dan merasa sehat
- Test HIV sudah dapat mendeteksi status HIV seseorang, karena telah terbentuk antibody terhadap HIV
-Umumnya tetap tampak sehat selama 5-10 tahun, tergantung daya tahan tubuhnya (rata-rata 8 tahun (di negara berkembang lebih pendek)

3. Tahap 3: HIV Positif (muncul gejala)
- Sistem kekebalan tubuh semakin turun
- Mulai muncul gejala infeksi oportunistik, misalnya: pembengkakan kelenjar limfa di seluruh tubuh, diare terus menerus, flu, dll
- Umumnya berlangsung selama lebih dari 1 bulan, tergantung daya tahan tubuhnya

4. Tahap 4: AIDS
- Kondisi sistem kekebalan tubuh sangat lemah
- berbagai penyakit lain (infeksi oportunistik) semakin parah
--> Read more...

AIDS

Nah, sekarang kita akan jelasin AIDS.AIDS adalah singkatan dari Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome yaitu sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom (kalo diibaratkan album kaya kompilasi)) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV(menurut ane, AIDS merupakan bentuk terparah akibat infeksi HIV).
Kalo ngga terapi antiretrovirus, rata-rata lamanya perkembangan infeksi HIV menjadi AIDS adalah sembilan sampai sepuluh tahun, dan rata-rata waktu hidup setelah mengalami AIDS cuma sekitar 9,2 bulan. Tapi memang laju perkembangan penyakit ini pada setiap orang sangat bervariasi, bisa cuma dua minggu atau sampai 20 tahun. Banyak faktor yang mempengaruhinya, diantaranya adalah kekuatan tubuh untuk bertahan melawan HIV (seperti fungsi kekebalan tubuh) dari orang yang terinfeksi. Orang tua umumnya memiliki kekebalan yang lebih lemah daripada orang yang lebih muda, sehingga lebih berisiko mengalami perkembangan penyakit yang pesat. Akses yang kurang terhadap perawatan kesehatan dan adanya infeksi lainnya seperti tuberkulosis, juga dapat mempercepat perkembangan penyakit ini. Warisan genetik orang yang terinfeksi juga memainkan peran penting. Sejumlah orang kebal secara alami terhadap beberapa varian HIV. HIV memiliki beberapa variasi genetik dan berbagai bentuk yang berbeda, yang akan menyebabkan laju perkembangan penyakit klinis yang berbeda-beda pula. Terapi antiretrovirus yang sangat aktif akan dapat memperpanjang rata-rata waktu berkembangannya AIDS, serta rata-rata waktu kemampuan penderita bertahan hidup.
--> Read more...

CD4

HIV secara khusus akan menyerang organ vital yang memiliki CD 4(lho, apa lagi itu CD 4???). CD 4 adalah sebuah marker atau penanda yang berada di permukaan sel-sel darah putih manusia, terutama sel-sel limfosit. CD 4 pada orang dengan sistem kekebalan yang menurun menjadi sangat penting, karena berkurangnya nilai CD4 dalam tubuh manusia menunjukkan berkurangnya sel-sel darah putih atau limfosit yang seharusnya berperan dalam memerangi infeksi yang masuk ke tubuh manusia. Pada orang dengan sistem kekebalan yang baik, nilai CD4 berkisar antara 1400-1500. Sedangkan pada orang dengan sistem kekebalan yang terganggu (misal pada orang yang terinfeksi HIV) nilai CD 4 semakin lama akan semakin menurun (bahkan pada beberapa kasus bisa sampai nol, waduh-waduh!!!).
Fungsi dari marker CD4 di permukaannya adalah untuk melawan berbagai macam infeksi. Di sekitar kita banyak sekali infeksi yang beredar, entah itu berada dalam udara, makanan ataupun minuman. Namun kita tidak setiap saat menjadi sakit, karena CD4 masih bisa berfungsi dengan baik untuk melawan infeksi ini(yeee, hidup CD4…!). Jika CD4 berkurang, mikroorganisme yang patogen di sekitar kita tadi akan dengan mudah masuk ke tubuh kita dan menimbulkan penyakit pada tubuh manusia
--> Read more...

 

  © 2009 redast.za.09

True Contemplation Blogger Template by M Shodiq Mustika